Todayon2009's Blog

Just another WordPress.com weblog

Teori Belajar kognitif Gestalt

Teori kognitif dan gestalt lebih menekankan pada proses mental (proses pemikiran) yang melatar belakangi kegiatan atau aktivitas belajar. Sudut pandang ini didasarkan atas aliran strukturalisme dan aspek neurologi sebagai latar belakang pembentukan teorinya. Kedua teori ini menekankan pada proses sensasi dan persepsi1 yang melatar belakangi belajar. Asumsinya, perubahan dalam proses persepsi merupakan landasan belajar. Proses perseptual dasar bekerja berdasarkan prinsip-prinsip gestalt yang mencoba untuk menjelaskan bagaimana individu mengorganisasikan (atau mereorganisasikan) potongan-potongan informasi menjadi suatu keseluruhan yang lebih punya makna.

Dalam pembelajaran yang melibatkan proses persepsi dan memori, individu membangun suatu proses konstruktif2. Berkaitan dengan hal ini Karl Duncker mengemukakan bahwa kegagalan menemukan konstruksi menyebabkan suatu functional fixedness (problem set). Hal ini dapat menjelaskan mengapa seseorang tidak mampu memecahkan masalah dikarenakan kegagalan untuk melihat unsur-unsur keadaan dalam bentuk hubungan yang baru atau dengan cara yang lain.

Berpikir merupakan proses kognitif yang dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan. Teori belajar kognitif menjelaskan bahwa pemecahan masalah melibatkan tiga tahapan utama yang meliputi persiapan untuk menemukan solusi, memroduksi solusi dan melakukan evaluasi terhadap tindakan yang telah dilakukan.

Permasalahan (problems) dapat dikategorikan dalam tiga bentuk; arrangement, inducing structure dan transformation. Tiap problem memerlukan ketrampilan psikologis dan pengetahuan tertentu untuk menyelesaikannya. Pemahaman atas jenis problem merupakan bagian dari persiapan. Aspek penting dalam proses problem solving yaitu bagaimana individu memahami dan mengorganisasikannya misalnya melalui matematika, bahasa atau visualisasi. Berikutnya, hasil berpikir disimpan dalam memori dan digunakan untuk menghadapi problem serupa. Jika problem cukup sulit langkah yang dilalukan ialah dengan trial and error, dengan menggunakan aturan algoritm3 atau pendekatan heuristics. Tahap akhir meliputi evaluasi. Jika didapatkan lebih dari satu solusi, maka harus diputuskan mana solusi yang terbaik.

Pemahaman atas proses kognitif dalam belajar serta unsur-unsur yang berpengaruh akan membuka suatu wawasan untuk mendapatkan keterampilan “belajar tentang proses berpikir” atau “berpikir mengenai proses belajar”. Kajian belajar kognitif akan makin meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan tentu saja wawasan dalam memandang suatu fenomena, menganalisis suatu masalah, juga meluaskan sudut padang dunia. Teori-teori seperti quantum learning dari DePotter, mind map dari Buzan, berpikir lateral dari De Bono merupakan bekal bagi Anda untuk menjadi manusia yang lebih smart, inteligen dan tentu saja lebih berbahagia.

1 Sensation: the process by which an organism responds to physical stimulation from environment

Perception: the sorting out, interpretation, analysis, and integration of stimuly by our sense organs.

2 Consructive processes are processes in which memories are influenced by the meaning that we give to events. People tend to remember information in terms of schemas. Another kind of schema is cognitive map (a mental representation of spatial locations and directions).

  1. An algoritm is a set of rules, which it followed, guarantee a solution, even if the reason it works is not understood

  2. Heuristics are rules of thumb or mental shortcut that may lead to a solution but are not guaranteed to do so

3

December 28, 2009 - Posted by | Psikologi Belajar

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: