Todayon2009's Blog

Just another WordPress.com weblog

Psikoanalisa (part 2)

Psikoanalisa : Perkembangan dan Pertumbuhan Pribadi (part 2)

Pembentukan struktur watak dasar telah dicapai pada lima tahun pertama kehidupan seseorang. Perkembangan kepribadian berikutnya hanyalah merupakan perluasan dari hasil yang telah terbentuk. Fase-fase perkembangan didasarkan atas zona erogen terpenting di masa tertentu1. Zona erogen merupakan bagian tubuh tertentu yang menjadi wilayah pokok kegiatan dinamik. Kegiatan dinamik merupakan penggunaan energi untuk menghasilkan hal yang akan memuaskan insting, disebut sebagai pemilihan objek atau kateksis objek.
Kepribadian berkembang berdasarkan respon terhadap sumber tegangan pokok2. Terdapat empat sumber3, yakni: 1) proses-proses pertumbuhan fisiologis, 2) frustasi 3) konflik dan 4) ancaman. Menghadapi keempat hal ini, individu terpaksa belajar mengatasinya. Dua pola umum yang digunakan meliputi identifikasi (bertingkah laku seperti orang lain, sebagai upaya memeroleh kembali objek yang hilang) dan pemindahan (pembentukan kateksis karena tidak mendapatkan objek asli yang dikehendaki).


Terkadang, individu ”kewalahan” menghadapi kecemasan atau tuntutan, baik dari dalam maupun dari luar. Ego terpaksa mendistorsikan realitas untuk mengurangi tekanan dengan cara melakukan mekanisme pertahanan (ego defence mechanism). Bentuk umum EDM meliputi represi, proyeksi, reaksi formasi, fiksasi dan regresi. Ada dua ciri umum EDM. Pertama, pemalsuan realitas dan kedua, bekerja secara tidak sadar.
Teori perkembangan pribadi psikoseksual Freud diperluas oleh Erik Erikson menjadi teori perkembangan psikososial. Teori perkembangan Erikson mencakup perkembangan individu sepanjang hidup dan lebih menekankan pada pengaruh sosial. Berikut tabel Tahapan Perkembangan Psikososial dari Erikson:

Fase/usia
Sifat Dasar
Sifat dasar
Agen pemenuhan
I.Oral sensorik
Trust – mistrust
Ketergantungan
Ibu
II. Anal moskulatora
Autonomy–ashamed/doubt
Kebebasan
Orang tua
III. Genital lokomotor
Initiative – guilt
Inter relasi
Keluarga
IV. Latency
Industry – inferiority
Kerja sama
Teman sebaya
V.Puberty/adolescence
Id. reputation –diffusion
Pencarian jati diri
Partner,
VI. Genitality/adulthood
Intimacy – self absorbtion
Pemantapan pribadi
Kolega, teman

VII. Late adulthood

Generativity – stagnation
Upaya untuk memengaruhi/ mempertahankan sesuatu.
Lingkungan kerja, lingkungan tempat tinggal

VIII. Maturity

Integrity – disgust/despair
Upaya untuk menanamkan dan melestarikan nilai-nilai.

Nilai, tradisi

Teori kepribadian Freud diperoleh secara induktif yang didasarkan atas data-data empiris dari ucapan dan tingkah laku pasiennya. Data tersebut didapatkan dengan metode asosiasi bebas dan analisis mimpi4. Kedua metode ini digunakan untuk mengungkap isi ketidaksadaran yang merupakan pengalaman, hasrat terpendam juga mekanisme pertahanan ego.
Pengungkapan ketidaksadaran menjadi jalan terapi bagi permasalahan klinis terkait dengan psikopatologi. Lewat psikoanalisa pasien dibuat sadar terhadap masa lalu, emosi yang mengendap, hasrat yang terkekang, rasa berdosa yang dipendam, yang semuanya itu perlu diselesaikan di masa saat ini. Pasien dibebaskan dari ketidaksadarannya untuk menerima dan menjalani hidup secara lebih baik. Dengan kata lain, pasien belajar kembali untuk menempatkan ego dalam posisi seimbang, sebagai pengendali id dan super ego.
Lewat penelitian selama 40 tahun Freud telah mengungkap aspek ketidaksadaran, mengubah ”wajah” psikologi dan memaksa para ahli untuk memandang psikoanalisa sebagai salah satu paradigma besar dalam psikologi. Psikoanalisa memberi sumbangan dalam hal menjelaskan model perkembangan, falsafah sifat dasar manusia dan metode dalam psikoterapi. Unsur-unsur psikodinamik yang berfokus pada ketidaksadaran merupakan prosedur dalam memahami dan memodifikasi struktur dasar pribadi dalam upaya mengembangkan dan menumbuhkan kepribadian.

December 28, 2009 - Posted by | Psikologi Kepribadian

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: